Hairil Menyatakan Menyesal Sudah Menuliskannya Artikel Itu

Hairil Menyatakan Menyesal Sudah Menuliskannya Artikel Itu – Seseorang guru honorer dalam suatu sekolah basic di Sumenep, Madura, Jawa Timur, Hairil Anwar diamankan polisi dengan sangkaan memberikan ajaran kedengkian serta bahaya pada Presiden Joko Widodo melalui sosial media.

Kepala Sektor Humas Polda Ja-tim Komisaris Besar Frans Barung Mangera menjelaskan Hairil mengupload pengakuan yang bernada ajaran kedengkian serta bahaya pada Jokowi di account Facebook.

” Namanya Hairil Anwar, namun ia memanfaatkan account Putra Kurniawan, kami masih memahami kenapa ia memanfaatkan nama Putra Kurniawan. Biasanya account di sosial media yang lakukan kedengkian dengan cara hate speech ini tetap gunakan account fake, ” kata Barung kala didapati di Mapolda Ja-tim, Minggu (19/5) .

Menurut Barung dalam account facebooknya, Hairil sudah sempat bikin artikel bernada bahaya pembunuhan pada Jokowi. Gak cuma itu, dia pula lakukan penghinaan pada Menkopolhukam Wiranto serta menyentuh tentang wafatnya beberapa ratus Petugas KPPS.

Polisi menyelamatkan tangkapan monitor Facebook Hairil jadi tanda untuk bukti masalah ini.

Hairil, kata Barung, bahkan juga sempat melawan polisi buat menangkapnya.

” Ia bahkan juga sempat menjelaskan, ‘mana ini polisi yang ingin menangkap’. Sembari ini jarinya (dua jari) . ‘Ditunggu tukasnya ada yang ingin nangkap saya’, ” kata Barung.

Hairil ditangkap Sabtu (18/5) tempo hari, di SD negeri tempanya kerja di Sumenep.

Selain itu, Hairil menyatakan, perbuatan yang dikerjakan itu gak mempunyai tujuan khusus. Dia menyebutkan, dianya semata-mata hanya ikutan serta bereaksi menanggapi keadaan panasnya politik di sosial media.

” Mulainya saya cuman ikuti ramainya sosial media itu saja dengan panasnya politik waktu ini, ” kata Hairil, dengan kepala menunduk.

Hairil mengaku jika dianya pula adalah simpatisan capres serta wapres nomer urut 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Salahuddin Uno.

” Iya (simpatisan Prabowo-Sandi) , ” kata Hairil, kala menjawab pertanyaan mass media.

Hairil menyatakan menyesal sudah menuliskannya artikel itu. Dia lantas menyatakan cuma dapat pasrah menekuni proses hukum karena tindakannya

Atas perbuatanya , Hairil Anwar sudah diputuskan jadi terduga Masalah 28 ayat (2) Jo Masalah 45 A Ayat (2) UU Nomer 19 Tahun 2016 mengenai pergantian atas UU Nomer 11 Tahun 2008 mengenai Info serta Transaksi Elektronik (ITE) serta Masalah 207 KUHP dengan bahaya hukuman 6 tahun penjara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *