Gomes Soroti Kinerja Wasit Usai Persib Dikalahkan PSMS

Gomes Soroti Kinerja Wasit Usai Persib Dikalahkan PSMS – Persib Bandung menerima kekalahan dari PSMS Medan di pertandingan minggu ke-30 Liga 1 2018. Pelatih Persib Roberto Mario Gomez meradang dengan keputusan-keputusan wasit.

Persib mesti mengaku kelebihan PSMS 0-1 pada laga di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Jumat (9/11/2018). Gol tunggal kemenangan Ayam Kinantan dibuat Felipe Martins di menit ke-51.

Gomez mengakui begitu sedih dengan hasil laga itu. Ia ikut menyoroti kapasitas wasit, Suhardiyanto, yang dipandang sangat mudah keluarkan kartu kuning untuk beberapa pemain Persib, sesaat tidak pada lawan. Dari lima kartu kuning yang keluar dari kantong si wasi, empat salah satunya untuk pemain Persib.

“Begitu susah untuk bermain semacam ini, buat saya Persib mesti bermain di liga lainnya. Main di negara lainnya, kami tidak dapat main di tempat ini. Buat saya, itu pendapat pribadi saya. Persib tidak dapat main di tempat ini. Dengan wasit serta yang lain yang ada di tempat ini. Ini pendapat saya, bukan sebab Persib kalah, cuma pendapat saya,” tutur Gomez selesai pertandingan.

“Begitu susah bermain dengan kondisi ini. Saya belum pernah lihat keadaan kaya gini seumur hidup saya. Sebab seperti yang kalian lihat gol. Semestinya itu berhenti tetapi masih tetap berjalan, pemain telah berhenti untuk menanti ketetapan wasit tetapi tidak ada. Ketentuannya ia mesti hentikan bola,”

Karena kepemimpinan wasit itu, Gomez memandang konsentrasi pemain jadi terganggu. Permainan Maung Bandung juga tidak berjalan dengan baik.

“Laga ini susah sebab ada ketentuan lainnya, tetapi ok cuma itu yang dapat saya jelaskan. Pemain saya tidak dapat tenang bermain sebab apakah apa pelanggaran, apakah apa offside, banyak pelanggaran dari asisten wasit,” sambung Gomez.

“Susah untuk bermain semacam ini, benar memang pemain saya membuat kekeliruan. Tetapi beberapa pemain dalam keadaan kurang baik sebab mereka tidak dapat sedikit-sedikit pelanggaran. Oke tidak apa-apa jika kami kalah lewat cara normal, sebab salah kami seperti waktu kami kalah dari Bhayangkara, Partner Kukar atau Madura United. Tetapi tidak semacam ini,” semprot ia.

“Ini begitu mustahil sebab ada ketentuan lainnya. Begitu gampang untuk memperoleh pelanggaran saat pemain lainnya tidak bisa pelanggaran. Saya tidak dapat katakan apa-apa kembali,” tuturnya.

Menurut Gomez permasalahan kepempimpinan wasit bukan kesempatan ini berlangsung. Pelatih 61 tahun ini cuma mengharap ada pergantian di pertandingan Indonesia di masa yang akan datang.

“Saya menghargai semua team. Kalian dapat kalah, imbang, serta menang. Tetapi, ini yang saya cemaskan.kuatirkan (aspek nonteknis) sebab kami tidak dapat lakukan apapun. Jadi, mesti ada pergantian serta saya tidak ada tujuan apa-apa, tetapi untuk hari esok sepak bola Indonesia, tidak cuma untuk Persib di masa yang akan datang,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *