Ciptakan Udara Bersih Di Jakarta, BPPT Pakai Teknologi Modifikasi Cuaca

Ciptakan Udara Bersih Di Jakarta, BPPT Pakai Teknologi Modifikasi Cuaca – Tingginya polusi di DKI Jakarta sedang menjadi perhatian. Pemprov DKI Jakarta mempersiapkan beberapa gagasan untuk mengatasi masalah ini. Tubuh Pengkajian serta Aplikasi Tehnologi (BPPT) diikutsertakan.

“BPPT ikut diikutsertakan dalam membuat keadaan udara bersih di daerah DKI Jakarta,” kata Kepala BPPT Hammam Riza melalui account Instagram-nya @hammam.riza seperti disaksikan, Selasa (2/7/2019).

Hammam menjelaskan, lewat BPPT lewat Balai Besar Tehnologi Modifikasi Cuaca (BBTMC) akan bekerjasama dengan Tubuh Meteorologi, Klimatologi serta Geofisika (BMKG), Pemprov DKI Jakarta, Tubuh Nasional Penanggulangan Musibah (BNPB) dan TNI Angkatan Udara (AU). Kolaborasi ini dikerjakan supaya kualitas udara Jakarta kembali lebih baik.

Dalam tempo dekat, lanjut Hammam, akan dikerjakan operasi Tehnologi Modifikasi Cuaca (TMC), yaitu untuk turunkan hujan bikinan. Langkah berikut digunakan beberapa negara dalam menangani polusi udara, contohnya Malaysia, China, serta Korea Selatan.

“Mengenai tiga skenario hujan bikinan yang akan dibikin @bbtmc_bppt yakni: penyemaian awan, penghapusan susunan inversi serta penyemprotan air baik dengan pesawat atau dari darat,” tutur Hammam.

“Mudah-mudahan langkah berikut akan efisien menangani polusi di Jakarta,” sambungnya.

BPPT seringkali mengaplikasikan tehnologi modifikasi cuaca ini dalam beberapa peluang. Tehnologi ini sampai kini bertindak penting dalam perlakuan kebakaran rimba serta tempat di Indonesia, dalam beberapa acara penting, diantaranya Asian Games 2018 kemarin.

Modifikasi cuaca yang sudah pernah dilakukanModifikasi cuaca yang sudah pernah dikerjakan.

Awalnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyikapi penilaian AirVisual masalah kualitas udara DKI Jakarta yang disebutkan tidak sehat. Buat Anies, jeleknya udara di Jakarta dikarenakan jumlahnya kendaraan bermotor.

“Sumber paling besar permasalahan udara kita ialah kendaraan bermotor yang banyak di Jakarta,” sebut Anies pada wartawan di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (26/6).

Menurut Anies, jalan keluar paling efisien ialah membuat skema transportasi massal yang terpadu. Jadi warga yang memakai kendaraan massal makin banyak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *