Persipura Jayapura Versus Perseru Badak Lampung Berakhir Imbang

┬áPersipura Jayapura Versus Perseru Badak Lampung Berakhir Imbang – Persipura Jayapura versus Perseru Badak Lampung FC di kelanjutan Liga 1 2019 telah selesai. Mutiara Hitam ditahan 1-1 oleh tamunya.

Dalam laga di Stadion Mandala, Jayapura, Rabu (10/7/2019), Persipura tertinggal terlebih dulu di set pertama. Gol Francisco Torres di pengujung set pertama jadi sebabnya.

Persipura baru dapat menyamai posisi di menit ke-59. Gunansar Mandowen yang cetak gol keseimbangan.

Dengan hasil ini, Persipura belum juga menang dalam tujuh laga. Mereka berada di tempat ke-16 dengan perolehan 4 point hasil tujuh kali bermain. Mereka mencatatkan empat hasil seimbang serta tiga hasil seimbang.

Selain itu, Badak Lampung FC berada di tempat ke-8 dengan koleksi delapan angka.

Persipura memperoleh kesempatan lewat sepakan bebas dari bagian kiri pertahanan Badak Lampung FC di menit ke-10. Eksekusi Titus Bonai melengkung mengarah tiang jauh, dikit di atas gawang.

Persipura mendapatkan penalti di menit ke-12. Ian Louis Kabes dilanggar di dalam kotak penalti oleh Kunihiro Yamashita, Boaz Solossa tidak berhasil menunaikan pekerjaannya jadi pelaksana eksekusi. Sepakannya mengarah kanan gawang dihalau oleh penjaga gawang Badal Lampung, Daryono.

Eksperimen Ibrahim Conteh di menit ke-18 belum dapat membahayakan. Bolanya masih tidak dapat melalui barisan belakang Badak Lampung.

Sepakan bebas Ian Kabes di menit ke-35 tidak membahayakan gawang badak Lampung FC. Arahnya begitu tinggim tidak berhasil disambar oleh Yustinus Pae.

Boaz tidak berhasil manfaatkan kesempatan emas. Sodoran dari Yustinus Pae dikirim ke bagian kiri gawang Badak Lampung FC.

Serangan cepat Badak Lampung FC pada injury time set pertama membawa hasil. Francisco Torres melalui tiga pemain belakang Persipura, lalu melepas sepakan yang bersarang ke gawang team tuan-rumah. Badak Lampung FC unggul 1-0 waktu turun minum.

Set ke-2 berjalan dua menit, Badak Lampung FC memperoleh kesempatan. Sepakan bebas Marquinhos Carioca dikirim membumbung ke atas gawang.

Titus Bonai tidak berhasil manfaatkan kesempatan emas di menit ke-51. Operan silang Boaz dari sayap kanan tidak berhasil ditempatkan ke gawang. Tidak lama kemudian tandukannya melanjutkan umpan Boaz membumbung.

Persipura menyamai posisi di menit ke-59. Sepakan jarak jauh Gunansar Mandowen di luar kotak penalti menghujam keras ke gawang Badak Lampung.

Sepakan Boaz di menit ke-76 belum juga pas target. Meleset dari gawang Badak Lampung FC.

Kesempatan emas Persipura lewat sepakan bebas di menit ke-81 terbuang sia-sia. Eksekusi Ian Kabes dari muka penalti melejit jauh.

Di tersisa laga tidak ada gol penambahan, pertandingan usai 1-1.

Taklukkan Juan Martin del Potro, Bekas Petenis Nomer Satu Novak Djokovic Jadi Juara AS Terbuka 2018

Taklukkan Juan Martin del Potro, Bekas Petenis Nomer Satu Novak Djokovic Jadi Juara AS Terbuka 2018 – Bekas petenis nomer satu Novak Djokovic keluar menjadi juara AS Terbuka 2018. Djokovic menguasai untuk menaklukkan Juan Martin del Potro di final.

Pada laga di Arthur Ashe Fase yang selesai Senin (10/9/2018) pagi WIB, Djokovic menaklukkan Del Potro tiga set langsung 6-3, 7-6 (4), 6-3. Buat petenis Serbia itu, titel ini ialah yang ke empat di AS Terbuka semenjak yang paling akhir pada 2015 serta yang ke-2 berturut-turut di tahun ini selesai juara di Wimbledon.

Djokovic sekarang sudah mengoleksi 14 gelar Grand Slam, menyamakan rekor Pete Sampras. Petenis berumur 31 tahun itu masih tetap terpaut tiga titel dari Rafael Nadal serta enam titel dari Roger Federer, yang masih tetap memegang rekor gelar Grand Slam paling banyak di tunggal putra.

Diluar itu, Djokovic mempertajam rekor head to head dengan Del Potro jadi 15-4. Petenis Argentina itu cuma sekali menang atas Djokovic dalam delapan pertemuan paling akhir, yaitu di Olimpiade Rio 2016.

“Saat saya melakukan operasi pada tahun ini saya dapat mengerti apakah yang dilewati Juan Martin. Tetapi Anda belajar dari kesusahan saat Anda terjatuh,” sahut Djokovic selesai laga diambil Telegraph. “Saya ingin mengatakan selamat pada Juan Martin untuk apakah yang telah dia kerjakan dalam lima tahun paling akhir.”

“Kepercayaan serta keyakinan yang dia akan perjuangkan untuk Grand Slam. Serta saya tahu jika dia akan kembali kesini dengan gelar juara. Saya benar-banar mengharap demikian.”

Dengan kekalahannya di tangan Djokovic, Del Potro tidak berhasil meningkatkan koleksi trofi Grand Slamnya. Paling akhir serta hanya satu titel itu dicapai Del Potro juga di AS Terbuka 2009.

Sama dengan Djokovic, Del Potro tambah lebih dahulu bergelut dengan cedera berulang. Petenis yang sekarang berumur 29 tahun itu 2x naik meja operasi sebab cedera pergelangan tangan yang memaksanya mangkir di 14 Grand Slam.

“Saya begitu senang dapat berlaga menantang petenis mengagumkan ini di final. Dia ialah salah satunya temanku di tour serta salah satunya pemain yang saya suka saat dia bermain bagus. Saya senang buat dia serta team dia serta kamu memang wajar menang,” tutur Del Potro.

“Saya belum pernah menyerah waktu memiliki masalah dengan pergelangan tanganku. Saya coba melawan semua cederaku untuk ada disini lagi serta ke final lagi sesudah sembilan tahun.”

Ferrari Tunjuk Charles Leclerc-lah, Sebagai Pengganti Kimi Raikkonen

Ferrari Tunjuk Charles Leclerc-lah, Sebagai Pengganti Kimi Raikkonen – Scuderia Ferrari telah menunjuk alternatif Kimi Raikkonen musim depan. Pembalap muda lulusan akademi Ferrari, Charles Leclerc-lah orangnya.

Raikkonen akan memutus tidak meneruskan waktu kerjanya bersama dengan Ferrari sesudah kontraknya habis akhir musim kelak. Pembalap asal Finlandia itu akan membalap untuk Sauber mulai musim 2019.

Ferrari tidak perlu waktu lama untuk mencari pembalap baru musim depan. Ialah Charles Leclerc yang dipasangkan menjadi mitra baru Sebastian Vettel.

“Scuderia Ferrari menginformasikan jika Charles Leclerc akan jadi rekanan setim Sebastian Vettel untuk balapan Formula 1 musim depan,” demikian pengakuan sah Team Kuda Jingrak.

Leclerc ialah pembalap binaan akademi Ferrari yang berprestasi di level pertandingan balap single seater tingkat junior, yaitu GP3 pada 2016 serta F2 musim kemarin. Leclerc musim kemarin membalap untuk Prema Racing yang tempatnya sekarang digantikan driver asal Indonesia, Sean Gelael.

Leclerc musim ini membalap untuk Sauber yang memang memakai mesin Ferrari. Dari 14 kali balapan musim ini, Leclerc telah menghimpun 13 point dengan finish ke enam di GP Azerbaijan menjadi perolehan terunggul.

Sebelum ini, pemuda 20 tahun itu hanya berstatus pembalap uji-coba bersama dengan Haas (2016) serta Sauber musim kemarin, menjadi sisi dari kerja sama dengan Ferrari.

“Saya begitu berterima kasih pada Ferrari atas kesempatan kali ini. Untuk Nicolas Todt yang telah mensupport semenjak saya semenjak 2011. Untuk keluarga saya serta semua orang yang mensupport saya,” tutur Leclerc di account twitter-nya.

Indonesia Panen Emas di Cabor Panjat Tebing Asian Games 2018

Indonesia Panen Emas di Cabor Panjat Tebing Asian Games 2018 – Team panjat tebing Indonesia sukses menyapu tiga medali emas di pesta Asian Games 2018. Aries Susanti dkk. saat ini membidik prestasi di Olimpiade 2020 Tokyo.

Panjat Tebing buat sekali-kalinya dilombakan di Asian Games 2018. Berubah menjadi tuan-rumah, Indonesia sukses mendulang banyak medali.

Pada Senin (27/8/2018) ini, panjat tebing Indonesia menyapu dua emas, semasing dari nomer kecepatan estafet putra serta putri. Keseluruhan panjat tebing Indonesia mengoleksi tiga emas, dengan yg pertama disabet Aries Susanti di nomer tunggal kecepatan putri.

Pelatih team panjat tebing Caly Setiawan memaparkan kalau saat ini Indonesia siap memandang Olimpiade 2020 di Tokyo.

” Ini tunjukkan kami jadi team yg siap ke Olimpiade 2020. Yg ke dua, ini tunjukkan team kami solid, gak cuma terdiri dalam pemain serta pelatih saja. Semua punyai peran pada team, ” ujarnya.

Kendala buat naik level ke Olimpiade itu dijawab Sabri. Walaupun cuman menggapai dua perak di Asian Games 2018 ini, ia siap menekuni seleksi Olimpiade.

” Sasaran sesudah itu ya turut seleksi Olimpiade, tahun depannya habis SEA Games, ” terangnya.

Atlet Panahan Sumbang Dua Medali di Asian Games 2018

Atlet Panahan Sumbang Dua Medali di Asian Games 2018 – Dua medali diraih Indonesia dalam hari ini melalui panahan. Diananda Choirunisa sukses menggapai medali perak dan Riau Ega Agata Salsabilla mengambil perunggu Asian Games 2018.

Tinggal di Stadion GBK, Selasa (28/8/2018), Diananda berhadap-hadapan dengan pepanah China Zhang Xinyan di nomer recurve individu putri. Diananda musti mengaku kelebihan Zhang sehabis kalah dengan score akhir 3-7.

Walaupun kalah, Diananda sukses membuat peristiwa. Pepanah berumur 21 tahun itu berubah menjadi pepanah pertama yg menangi medali buat Indonesia dalam sesuatu even individu. Medali Indonesia awal kalinya merupakan medali perak yg digapai di nomer beregu putri pada 1994.

Disamping itu, Riau Ega menangi perebutan persaingan tribune ke-tiga menantang pepanah Kazakhstan Ilfat Abdullin di nomer recurve individu putra. Riau Ega menangi kompetisi dengan score akhir 6-2.

Dengan hasil ini, Indonesia tetap ada di posisi empat classement sesaat dengan keseluruhan 66 medali, mencakup 22 medali emas, 16 perak, serta 28 perunggu.

Sepak Takraw Indonesia Harus Puas Hanya Menggondol Perak di Asian Games

Sepak Takraw Indonesia Harus Puas Hanya Menggondol Perak di Asian Games – Indonesia belum juga menaikkan emas di Asian Games 2018. Di final sepak takraw beregu putra, Indonesia mesti suka dengan medali perak selesai kalah dari Malaysia 18-21, 20-22, 11-21.

Berlaga di Ranau Hall, Jakabaring Sport City, Palembang, Selasa (28/8/2018), pertandingan final sepaktakraw beregu putra pada Indonesia versi Malaysia berjalan hebat. Ke dua team sama sama kejar-kejaran score sejak mulai set pertama.

Indonesia yg turunkan Muhammad Hardiansyah Muliang, Nofrizal, serta Abdul Halim Radjiu sukses mengambil set pertama dengan kemenangan 21-18.

Di set ke dua Malaysia yg turunkan Muhammad Azlan, Muhammad Zulkifli Abd Razak, serta Farhan Adam pernah leading 10-8. Perlahan-lahan namun pastinya Indonesia kejar. Tetapi, Malaysia terus membendung score 19-19 sama sebelum berbalik menang 22-20.

Di set pemilihan, Indonesia kalah. Ketinggal sejak mulai awal, Malaysia memungkasi pertandingan dengan kemenangan 21-11.

Indonesia lantas mesti suka cuma punya hak menggondol perak. Mengenai Malaysia yg sukses membawa pulang emas.

Hasil ini bikin Indonesia tidak sukses menaikkan emas Indonesia di Asian Games 2018. Tetapi, kesuksesan menggapai perak udah berubah menjadi prestasi sendiri sebab baru kesempatan ini sepak takraw Indonesia dapat ke final Asian Games — sebelumnya setelah sekian kali bisa perunggu di berapa nomer cabang itu.

Pundi-pundi medali Indonesia di Asian Games 2018 sampai kini merupakan 67 medali. Rinciannya merupakan 22 emas, 17 perak, serta 28 perunggu.

Jonatan Christie Raih Emas ke-23 Indonesia Cabor Bulutangkis Asian Games 2018

Jonatan Christie Raih Emas ke-23 Indonesia Cabor Bulutangkis Asian Games 2018 – Jonatan Christie menggapai emas bulutangkis putra Asian Games 2018 selesai menundukkan Chou Tien Chen di final. Ini merupakan emas ke-23 Merah Putih.

Pada pertandingan final yg diselenggarakan di Istana olahraga Senayan, Selasa (28/8/2018) siang WIB, Jonatan menangi laga ketat dengan Chou melalui rubber game, 21-18, 20-22, serta 21-15.

Di babak pertama, Chou Tien Chen tancap gas duluan serta bikin Jonatan kelabakan. Chou pernah unggul 4-2 sebelum dikejar Jonatan berubah menjadi 5-4. Kejar-kejaran score pernah berlangsung sebelum Jonatan unggul 11-8 di selang babak ini.

Chou terus bangun sehabis selang dengan kejar tertinggal serta jadi balik unggul 16-15. Jonatan terus mulai menjauh buat bikin babak poin di angka 20-16.

Namun Chou tetap dapat kejar memakai kekeliruan Jonatan berubah menjadi 18-20, sebelum smash-nya yg melebar ke segi kiri sektor permainan lawan bikin Jonatan mengambil babak pertama dengan 21-18.

Masuk babak ke dua, Jonatan lagi-lagi mengerjakan start lambat serta bikin Chou bisa mengambil angka buat angka buat bikin kelebihan 7-4. Ini dibantu dengan juga sekian kali kekeliruan Jonatan dalam memposisikan shuttlecock di sektor permainan lawan.

Chou terus menjauh kelebihan berubah menjadi 18-13 sehabis smashnya gak bisa dikembalikan Jonatan. Chou terus memegang game point 20-17 sehabis netting Jonatan tidak sukses. Jonatan terus bisa kejar serta bikin score 20-20 sehabis dropshotnya tidak sukses dikembalikan Chou.

Sayangnya, Jonatan tidak sukses memakai kesempatan baik itu serta Chou terus menangi babak ini dengan 22-20 selesai backhand Jonatan mengenai net.

Di babak ke-tiga, Jonatan langsung tancap gas sejak mulai awal. Walaupun pernah disamakan score menjadi 2-2, Jonatan bisa menjauh kelebihan sampai 9-4 sebelum pernah didekati Chou berubah menjadi 7-9. Namun, Jonatan mengambil dua angka buat tutup selang babak ini dengan 11-7.

Sehabis selang, Jonatan bisa menambah intensitas serangannya serta bikin Chou gak bisa mengimbanginya. Jonatan terus unggul 17-9 sebelum Chou bisa memotong menjadi 11-17.

Chou pernah menaikkan angka menjadi 15-19 sebelum pukulan menyilang Jonatan bikin game poin 20-15. Smash keras Jonatan ke segi kiri sektor permainan Chou membuatnya menang 21-15. Ini merupakan emas ke dua Indonesia di cabor bulutangkis nomer individual sehabis meyakinkan emas di nomer ganda putra melalui All Indonesian Final ini hari.
Indonesia tangguh di urutan ke-4 classement pengumpulan medali dengan 23 emas, 17 perak, serta 28 perak.

Merasa Dicurangi, Pesilat Malaysia Ngamuk dan Rusak Ruang Ganti Pemain

Merasa Dicurangi, Pesilat Malaysia Ngamuk dan Rusak Ruang Ganti Pemain – Menteri Pemuda serta Olah-raga, Imam Nahrawi, mempersilahkan pihak berkenaan melangkah hukum atas pengrusakan area rubah pemain oleh pesilat Malaysia.

Pesilat putra asal Malaysia, Mohd Al Jufferi Jamari, ngamuk sehabis terasa dicurangi kala kalah di final dari Komang Harik Adi Putra. Jamari turun di nomer tarung putra kelas 65kg-70kg cabor pencak silat arena Asian Games 2018.

Jamari terasa juror laku gak adil dalam berikan penilaian. Sewaktu berbarengan, juror juga dikasih peluang buat menyaksikan siaran kembali.

Sesudah kompetisi, Jamari gak kuasa membendung emosinya. Dia lantas memukul bilik area rubah atlet hingga bolong. Menyoal soal itu, Imam diminta respon berkenaan insiden itu. Dia gak bakal soal apabila ada arah hukum yg diolah atas tingkah pengrusakan.

” Ya udah silakan urus dengan cara hukum. Ini tak benar, namanya kompetisi ada menang ada kalah, ” kata Imam.

Imam berikan conton Tim nasional sepakbola Indonesia U-23, yg punya sikap gak emosi kala terasa dicurangi menantang Uni Emirat Arab.

” Disaat tim nasional sepakbola kita diperlakukan tak adil oleh wasit, kita tak mengerjakan pengerusakan, terus kita melakukan tindakan sportif, ” sambungnya.

” Semestinya kita menyesalkan moment itu, saya berharaps kawan akrab saya Pak Syed Saddiq (menteri olah-raga Malaysia) dapat menentramkan atlet itu, ” ingin Imam.

Coutinho Bakal Kenakan Nomor Punggung 7

Coutinho Bakal Kenakan Nomor Punggung 7 – Gelandang serang Barcelona, Philippe Coutinho, bakal memakai nomer punggung baru mulai musim 2018-2019. Coutinho bakal gunakan nomer 7.

Coutinho masuk dengan Barcelona sejak mulai bulan Januari waktu lalu. Dia menentukan buat memanfaatkan nomer 14 buat memperkokoh team Blaugrana.

Dengan nomer punggung itu, Coutinho berikan akibat positif terhadap team. Ia sukses bikin 10 gol serta 6 assist dari keseluruhan 22 pertandingan yg dimainkan di La Liga serta Copa del Rey.

Sehabis Arda Turan pergi, nomer punggung 7 gak bertuan. Pemain berasal dari Turki itu masuk ke Basaksehir. Coutinho lantas dikasih nomer punggung baru.

” Philippe Coutinho ada Januari terus serta berikan mutu terhadap Barcelona. Sehabis 1/2 musim memanfaatkan nomer 14, pemain Brasil itu bakal memakai nomer 7. Melihat peristiwa Barcelona, nomer itu diperuntukan terhadap sejumlah pemain hebat, serta saat ini ialah giliran dia, ” tuliskan web sah Barca.

” Pemain paling akhir yg memakai nomer itu ialah Arda Turan yg masuk pada 2015 serta keluar musim yang lalu. Namun, sebelum itu nomer 7 dimanfaatkan oleh sejumlah pemain utama ragam David Villa, Henrik Larsson, Pedro Rodriguez, sampai Charly Rexach. Keseluruhannya pemain yg memanfaatkan nomer ini kebanyakan striker atau pemain brilian dengan mutu mengagumkan seperti Coutinho, ” lanjut pengakuan sah itu.